Semua Arsip
 
Pencarian Spesifik
Judul
Kreator
 

Ensiklopedia


A - B - C - D - E - F - G - H - I - J - K - L - M - N - O - P - Q - R - S - T - U - V - W - X - Y - Z

Jumlah :24 Tulisan

Tarompet – Alat Musik

Tarompet adalah salah satu alat musik yang dikenal secara luas dalam budaya Sunda. Nama “tarompet” berasal dari suara atau bunyinya yang “péét… péét … péét” – yang di bidang linguistik dan ilmu musik disebut onomatopoik. Alat musik mainan anak serupa dengan itu, yang dibuat dari batang padi atau daun kelapa muda, juga disebut empét-empétan, yang bisa berarti dua macam: (1) “yang berbunyi péét.. péét,” dan (2) “yang meniru (alat musik) empét”. ...  more

Tanji – Musik

Tanji adalah salah satu perangkat karawitan Sunda yang sebagian besar waditranya (instrumen) terdiri atas instrumen musik Barat, seperti Clarinet, Trompet, Trombon, Bass Drum, dan Snare, yang dilengkapi dengan Ketuk, Goong, dan Kecrek. ...  more

Topeng Rumyang – Tari

Di kalangan dalang topeng Cirebon, kata Rumyang dianggap berasal dari kata ramyang-ramyang, yang artinya mulai terang, yakni suatu perubahan alam dari malam hari ke siang hari, atau sebaliknya. Ramyang-ramyang identik dengan suasana carangcang tihang (Sunda) yakni saat fajar mulai menyingsing. ...  more

Tembang Sunda

Tembang Sunda, atau mamaos adalah nyanyian yang diiringi kacapi, suling, dan atau rebab. Seni vokal ini kemudian hanya disebut Cianjuran saja, suatu sebutan yang sekaligus merujuk pada asal mula seni tersebut. Istilah Cianjuran dikukuhkan sekitar tahun 30-an dalam sebuah musyawarah Tembang Sunda se-Pasundan. ...  more

Topeng Hajatan/Dinaan

Pertunjukan topeng hajatan sering juga disebut topeng dinaan (pertunjukan sehari suntuk). Istilah topeng hajatan diperuntukkan bagi pertunjukan topeng yang penyajiannya dilaksanakan dalam acara kenduri misalnya perkawinan, khitanan, dan sebagainya. ...  more

Topeng Jinggananom – Tari

Tari topeng Jinggananom biasanya ditampilkan setelah tari topeng Tumenggung yang dilanjutkan dengan peperangan dengan Tumenggung Magangdiraja. Tarinya berkarakter lucu dan senantiasa ditarikan oleh dalang bodor (pelawak). ...  more

Tembem atau Nyo - Kedok

Berbeda dengan kedok Pentul, kedok Tembem dibuat sepenuh muka pemakainya. Dicat warna putih, matanya belotot, pipinya kembung sebelah, bibirnya menyon, dan dahinya nongnong (menyembul). Wandanya lucu, ditarikan oleh bodor (pelawak) dengan gerak-gerak yang lucu juga. ...  more

Topeng Dalam Upacara Adat Tradisional

Hampir di sebagian daerah di Cirebon, Indramayu, dan Majalengka, setiap setahun sekali dan pada bulan-bulan tertentu (antara bulan Mei, Juli, September, Oktober, dan Nopember) masyarakat masih tetap mengadakan upacara-upacara adat seperti ngunjung, mapag sri, bersih desa, sedekah bumi, ngarot, dan sebagainya. ...  more

Tri Tangtu – Filosofi Adat

Tri artinya tiga, tangtu (bhs. Sunda) artinya pasti atau tentu. Tangtu, diperkirakan berasal dari bahasa Sansakerta, yakni tan yang berarti jaring labah-labah dan tantu yang artinya benang atau ikatan. Tri tangtu, pikukuh tilu, atau hukum tilu, adalah sebuah konsep atau gagasan berpikir filosofis yang rasionalitasnya digunakan untuk menjaga keselarasan dalam berkehidupan, baik secara vertikal maupun horizontal. ...  more

Tari Wayang

Tari wayang adalah tarian yang sumber penciptaannya berdasarkan cerita wayang. Kelahiran tari wayang dilatarbelakangi oleh kondisi pertumbuhan Wayang Wong Priangan, yang pada masa jayanya mulai dikembangkan dan dimanfaatkan oleh para kreator tari menjadi tari-tarian lepas. ...  more

Topeng Cirebon - Peta Kehidupan

Bahwa yang disebut topeng Cirebon, sesungguhnya tidak bisa dibatasi oleh wilayah administratif kabupaten/kota Cirebon saja. Keberadaannya bisa melampaui batas administratif suatu pemerintahan. Oleh sebab itu, peta pemerintahan (geo politik) tidak bisa serta-merta dijadikan sebagai peta seni-budaya. ...  more

Topeng Priangan – Tari

Istilah Topeng Priangan dimaksudkan untuk menyebut jenis tari topeng di luar Cirebon. Istilah ini muncul belakangan setelah kehidupan tari di daerah ini banyak dipengaruhi oleh tari-tarian topeng Cirebon. Istilahnya diperkirakan muncul setelah kemerdekaan Indonesia, yakni setelah para koreografer tari Sunda, terutama Tjetje Somantri, membuat beberapa tari topeng yang bersumber dari tari topeng Cirebon. ...  more

Tayub - Tari

Tari Tayub atau Ibing Tayub, termasuk sejenis tari pergaulan. Di luar pendopo, kesenian ini disebut pesta (fiesta). Pada mulanya tarian ini hidup di kalangan menak pada masa feodal sekitar tahun 1900-an. Oleh sebab itu tarian ini juga sering dijuluki sebagai tari kalangenan para menak, atau tari hiburan bagi kaum menak. ...  more

Topeng Pamindo – Samba Abang - Tari

Kata Pamindo, di kalangan seniman topeng, berasal dari kata mindo, artinya kedua. Kata kedua, sangat berkaitan dengan urutan penyajian topeng Cirebon itu sendiri, yang artinya penampilan kedua. Karakter tarinya genit atau ganjen (Cirebon), sama dengan karakter Samba dalam wayang. ...  more

Topeng Klana – Tari

Tari topeng Klana adalah gambaran seseorang yang bertabiat buruk, serakah, penuh amarah dan tidak bisa mengendalikan hawa nafsu, namun tarinya justru paling banyak disenangi oleh penonton. Sebagian dari gerak tarinya menggambarkan seseorang yang tengah marah, mabuk, gandrung, tertawa terbahak-bahak, dan sebagainya. ...  more

Topeng Tumenggung – Tari

Di Cirebon, tari topeng Tumenggung pada umumnya seringkali disebut juga dengan tari topeng Patih. Akan tetapi, di Losari, tari topeng Tumenggung dan Patih adalah dua tarian yang berbeda dengan kedok yang berbeda pula. ...  more