A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Tikar Media
Semua Arsip
 
Pencarian Spesifik
Judul
Kreator
 

Ensiklopedia


A - B - C - D - E - F - G - H - I - J - K - L - M - N - O - P - Q - R - S - T - U - V - W - X - Y - Z

Jumlah :24 Tulisan

Tembem atau Nyo - Kedok

Berbeda dengan kedok Pentul, kedok Tembem dibuat sepenuh muka pemakainya. Dicat warna putih, matanya belotot, pipinya kembung sebelah, bibirnya menyon, dan dahinya nongnong (menyembul). Wandanya lucu, ditarikan oleh bodor (pelawak) dengan gerak-gerak yang lucu juga. ...  more

Topeng Panji – Tari

Tari topeng ini berkarakter halus. Ditampilkan pada kesempatan pertama. Menurut mereka, Panji berasal dari kata siji (satu, atau pertama), mapan sing siji (percaya kepada Yang Satu). Gerak tarinya senantiasa kecil dan lembut, minimalis dan lebih banyak diam. ...  more

Tembang Sunda

Tembang Sunda, atau mamaos adalah nyanyian yang diiringi kacapi, suling, dan atau rebab. Seni vokal ini kemudian hanya disebut Cianjuran saja, suatu sebutan yang sekaligus merujuk pada asal mula seni tersebut. Istilah Cianjuran dikukuhkan sekitar tahun 30-an dalam sebuah musyawarah Tembang Sunda se-Pasundan. ...  more

Topeng Jinggananom – Tari

Tari topeng Jinggananom biasanya ditampilkan setelah tari topeng Tumenggung yang dilanjutkan dengan peperangan dengan Tumenggung Magangdiraja. Tarinya berkarakter lucu dan senantiasa ditarikan oleh dalang bodor (pelawak). ...  more

Topeng Cirebon - Peta Kehidupan

Bahwa yang disebut topeng Cirebon, sesungguhnya tidak bisa dibatasi oleh wilayah administratif kabupaten/kota Cirebon saja. Keberadaannya bisa melampaui batas administratif suatu pemerintahan. Oleh sebab itu, peta pemerintahan (geo politik) tidak bisa serta-merta dijadikan sebagai peta seni-budaya. ...  more

Topeng Tumenggung – Tari

Di Cirebon, tari topeng Tumenggung pada umumnya seringkali disebut juga dengan tari topeng Patih. Akan tetapi, di Losari, tari topeng Tumenggung dan Patih adalah dua tarian yang berbeda dengan kedok yang berbeda pula. ...  more

Topeng Dalam Upacara Adat Tradisional

Hampir di sebagian daerah di Cirebon, Indramayu, dan Majalengka, setiap setahun sekali dan pada bulan-bulan tertentu (antara bulan Mei, Juli, September, Oktober, dan Nopember) masyarakat masih tetap mengadakan upacara-upacara adat seperti ngunjung, mapag sri, bersih desa, sedekah bumi, ngarot, dan sebagainya. ...  more

Topeng Rumyang – Tari

Di kalangan dalang topeng Cirebon, kata Rumyang dianggap berasal dari kata ramyang-ramyang, yang artinya mulai terang, yakni suatu perubahan alam dari malam hari ke siang hari, atau sebaliknya. Ramyang-ramyang identik dengan suasana carangcang tihang (Sunda) yakni saat fajar mulai menyingsing. ...  more

Topeng Klana – Tari

Tari topeng Klana adalah gambaran seseorang yang bertabiat buruk, serakah, penuh amarah dan tidak bisa mengendalikan hawa nafsu, namun tarinya justru paling banyak disenangi oleh penonton. Sebagian dari gerak tarinya menggambarkan seseorang yang tengah marah, mabuk, gandrung, tertawa terbahak-bahak, dan sebagainya. ...  more

Tarling – Musik

Kata Tarling adalah akronim dari gitar dan suling. Kesenian ini berkembang di wilayah pesisir Utara Jawa Barat, terutama di Cirebon dan Indramayu. Dalam perkembangannya, Tarling kemudian dilengkapi dengan alat musik lainnya, seperti: dua buah gitar, kendang, ketuk, kecrek, dan keyboard. ...  more

Tri Tangtu – Filosofi Adat

Tri artinya tiga, tangtu (bhs. Sunda) artinya pasti atau tentu. Tangtu, diperkirakan berasal dari bahasa Sansakerta, yakni tan yang berarti jaring labah-labah dan tantu yang artinya benang atau ikatan. Tri tangtu, pikukuh tilu, atau hukum tilu, adalah sebuah konsep atau gagasan berpikir filosofis yang rasionalitasnya digunakan untuk menjaga keselarasan dalam berkehidupan, baik secara vertikal maupun horizontal. ...  more

Tutunggulan

Tutunggulan atau di Jawa Tengah disebut Gejlok Lesung adalah seni tetabuhan yang alatnya terdiri atas alu dan lesung (halu, lisung, Sunda). Alu adalah alat untuk menumbuk padi yang terbuat dari sebatang kayu sebesar genggaman orang dewasa yang permukaannya dihaluskan, ...  more

Tarompet – Alat Musik

Tarompet adalah salah satu alat musik yang dikenal secara luas dalam budaya Sunda. Nama “tarompet” berasal dari suara atau bunyinya yang “péét… péét … péét” – yang di bidang linguistik dan ilmu musik disebut onomatopoik. Alat musik mainan anak serupa dengan itu, yang dibuat dari batang padi atau daun kelapa muda, juga disebut empét-empétan, yang bisa berarti dua macam: (1) “yang berbunyi péét.. péét,” dan (2) “yang meniru (alat musik) empét”. ...  more

Tayub - Tari

Tari Tayub atau Ibing Tayub, termasuk sejenis tari pergaulan. Di luar pendopo, kesenian ini disebut pesta (fiesta). Pada mulanya tarian ini hidup di kalangan menak pada masa feodal sekitar tahun 1900-an. Oleh sebab itu tarian ini juga sering dijuluki sebagai tari kalangenan para menak, atau tari hiburan bagi kaum menak. ...  more

Topeng Hajatan/Dinaan

Pertunjukan topeng hajatan sering juga disebut topeng dinaan (pertunjukan sehari suntuk). Istilah topeng hajatan diperuntukkan bagi pertunjukan topeng yang penyajiannya dilaksanakan dalam acara kenduri misalnya perkawinan, khitanan, dan sebagainya. ...  more

Tjetje Somantri

Tjetje Somantri adalah seorang tokoh tari Sunda yang sangat penting dalam khasanah tari Sunda. Nama lengkapnya adalah R. Rusdi Somantri, yang kemudian dipanggil dengan nama Tjetje. Lahir di Wanayasa, Purwakarta 1892 dari pasangan R. Somantri Kusumah dan Ny. R. Siti Munigar. ...  more