Info

Judul : Putra Timbul Lautan - Cerita Panji

Penulis :

Pustaka :

Sumber :

 

A - B - C - D - E - F - G - H - I - J - K - L - M - N - O - P - Q - R - S - T - U - V - W - X - Y - Z

Putra Timbul Lautan - Cerita Panji

- Wed, Jun 13 2012 14:59:33

Di Negara Orawan, Ratu Lembu Jaya Miluhur dan Kili Paduganata, tengah memerbincangkan tentang suara tanpa rupa. Suara itu mengatakan bahwa negara Orawan akan akan tertindas oleh seorang putra dari negara Banjar Kemelaten yang bernama Rd. Timbu Lautan. Kemudian Kili disuruh pergi ke negara Banjar Kemelaten.

Di negara Banjar Kemelaten, Dewi Sekartaji tengah bersama dengan putranya Timbul Lautan, sedangkan adiknya Perbatasari tengah berada di paseban. Kemudian datang kili memeriksa jabang bayi. Kili mengatakan, bahwa anak ini harus diurus oleh artu. Sekartaji mengerti, bahwa perkataan itu hanyalah tipuan. Jabang bayi akhirnya direbut, Sekartaji ditendang sampai terjatuh dan berdarah. Kili pulang dan bayi disembunyikan di kandang kuda. Rd. Perbatasari mendengar bahwa ada suara menjerit dan ternyata jabang bayi telah dibawa ke negara Orawan.

Di Jenggala, Panji Tambak Baya dan kakaknya Palasentika tengah berbincang-bincang. Datanglah Rd. Perbatasari dan menceritakan bahwa jabang bayi dibawa Kili. Kemudian Nilaperbangsa menyusul ke negara Orawan.

Di negara Orawan, jabang bayi tengah disiksa, dipicis oleh patih Jayabadra. Tetapi orang yang menganiaya itu malah seperti menyakiti dirinya sendiri. Datanglah Nilaperbangsa, jabang bayi diambil, dan Patih Jayabadra pun dilawan sampai akhirnya pergi. Nilaperbangsa pulang ke Jenggala sambil membawa jabang bayi. Ketika sampai di Jenggala Panji Tambak Baya merasa bingung dan akhirnya jabang bayi diganti namanya menjadi Rd. Kudawanengpati serta disuruh dibuang ke tengah hutan. Di tengah hutan itu bayi menangis dan tangisannya terdengar Dewa, kemudian bayi diganti namanya menjadi Jaka Penjaring serta diberikan kepada Nyi Randa Miskin.