Info

Judul : Pupuh

Penulis :

Pustaka :

Sumber :

 

A - B - C - D - E - F - G - H - I - J - K - L - M - N - O - P - Q - R - S - T - U - V - W - X - Y - Z

Pupuh

- Thu, Mar 07 2013 14:59:44

  Pupuh adalah nyanyian Sunda yang syairnya mempunyai ketentuan khusus yang mencakup tiga hal. Pertama, ketentuan yang berkaitan dengan jumlah baris dari setiap pupuh. Kedua, ketentuan jumlah suku kata (engang, Sunda) dari setiap baris syair yang disebut dengan istilah guru wilangan.  Ketiga, ketentuan yang berkaitan dengan akhiran kata dari setiap baris syair yang disebut dengan guru lagu. Misalnya, pupuh Kinanti harus dibuat sebanyak enam baris dan masing-masing baris harus terdiri atas delapan suku kata. Suku kata terakhir dari setiap baris harus berbunyi huruf: u, i, a. i. a. i. Contoh:

 

Pupuh Kinanti

 

Bu-dak leu-tik bi-sa nga-pung

ba-ba-ku nga-pung ti peu-ting

ngu-ri-ling ka-ka-la-yang-an

ne-ang-an nu a-mis a-mis

sa-ru-pa ning bu-bu-ah-an

na-on ba-e nu ka-pang-gih

 

Masing-masing pupuh juga mempunyai nama dan ketentuan sendiri. Jumlahnya ada 17 buah, antara lain: Kinanti, Asmarandana, Sinom, Dangdanggula, Pucung, Balakbak, Magatru, dan sebagainya.