Info

Judul : Dalang Topeng

Penulis : Toto Amsar Suanda

Pustaka :

Sumber :

 

A - B - C - D - E - F - G - H - I - J - K - L - M - N - O - P - Q - R - S - T - U - V - W - X - Y - Z

Dalang Topeng

- Thu, Mar 14 2013 13:41:53

Di Cirebon dan sekitarnya, penari topeng dikenal dengan sebutan dalang topeng. Kata penari atau tari, dalam bahasa Cirebon nyaris tak pernah dipakai dalam percakapan sehari-hari. Dalang Topeng adalah sebutan yang lazim digunakan untuk menunjuk penari topeng dan joged adalah kata yang artinya sama dengan tari. Kata dalang tampaknya memunyai makna untuk menunjuk status kegiatan seseorang yang berkaitan keterampilan memainkan suatu kesenian. Oleh sebab itu, seseorang yang memunyai keterampilan memainkan berokan disebut dengan dalang berokan, yang menari Sintren, disebut dalang Sintren, yang memainkan wayang disebut dalang wayang, dan sebagainya. Dengan demikian, maka kata dalang topeng artinya adalah penari topeng yang biasanya menarikan kelima kedok: Panji, Pamindo, Rumyang, Tumenggung, dan Klana.

Di dalam tradisi topeng Cirebon, atau seni tradisi pada umumnya, mereka yang akan menjadi dalang senantiasa melakukan laku asketik. Mereka melaksanakan meuseuh diri dengan berbagai cara, antara lain: puasa Senin-Kamis, kum (berendam), mutih, ngabeuti, dan sebagainya. Makna asketisme adalah membuat manusia mampu melihat semua daerah gelap dalam dirinya. Hal tersebut membuat dia mampu menenteramkan egonya dan menemukan kembali cahaya jiwa yang merupakan unsur Ilahi. Melalui sebuah kepaduan pengalaman yang menyucikan, dia akan dapat membersihkan dan membuat kemilau cermin batinnya, sehingga makin lama makin bertambah cemerlang dan dapat memantulkan Cahaya Ilahi yang dia terima.

Jika manusia dapat memantulkan cahaya itu, maka cahaya itu akan bermanfaat bagi orang lain. Dalam makna inilah kita bisa mengatakan bahwa manusia adalah citra Tuhan. Dia menjadi saksi hidup kebenaran.

Untuk menjadi penari sejati, Anda harus menjadi sadar sedekat-dekatnya dengan tubuh Anda, merasakan setiap bagian kecil beserta semua cara bagaimana bagian itu ingin bergerak. Ketika kita ingin menahan bagian kecil tubuh kita, secara efektif kita menumpulkan kesadaran kita atas sensasi-sensasi tubuh. Ketika kita pasrah pada arus sensasi tubuh yang ingin mengalir melalui kita seperti air melalui sebuah pintu air, tubuh mungkin secara spontan mulai bergerak dan menari, karena memang begitulah cara alami untuk mengekspresikan kenikmatan yang nyata.

Seorang penari benar-benar menjadikan tubuhnya sebagai teman, hingga setiap bagian dan bidang yang kecil, tidak ada yang terlewat, tidak pula seutas serat otot, tidak juga satu sensasi, tidak pula satu gerakan; inilah persahabatan sejati.

Itulah sebabnya, mengapa dalang topeng ketika berada di atas pentas sering dianggap sebagai bukan sembarang dalang. Ia bak seorang saman atau dukun yang bisa dimintai berkatnya. Jangan heran pula, jika dalam pertunjukan topeng Cirebon, ada sebagian di antara penonton yang meminta diberkati, bisa karena ia atau anaknya sakit, ingin dagangannya laris, atau sekedar minta anaknya yang baru lahir itu dinamai. Seorang anak yang namanya diberikan dalang topeng di atas pentas disebut dengan anak panggung.