Info

Judul : Halu

Penulis : Toto Amsar Suanda

Pustaka : -

Sumber : -

 

A - B - C - D - E - F - G - H - I - J - K - L - M - N - O - P - Q - R - S - T - U - V - W - X - Y - Z

Halu

- Tue, Feb 19 2013 13:38:13

Halu atau alu, adalah alat untuk menumbuk padi, beras, dan biji-bijian lainnya. Bahannya terbuat dari dahan kayu yang keras, diameternya sebesar genggaman tangan orang dewasa, dan panjangnya sekitar 1.50 cm. Halu dipergunakan untuk mengupas, menghaluskan, atau mengaduk bahan-bahan yang akan dijadikan sesuatu, misalnya gabah menjadi beras, beras menjadi tepung, nasi ketan yang dicampur  dengan gula atau garam untuk opak.

Halu (alu) selalu berpasangan dengan lisung (lesung) atau jubleg. Kedua benda itu bak suami istri, yang satu memerlukan yang satunya lagi. Oleh sebab itu, kedua benda tersebut mempunyai nilai simbolik yang paradoksal (oposisi binner). Halu (alu) simbol kelelakian dan lesung simbol keperempuanan. Untuk meciptakan harmonisasi, keduanya harus disatukan. Lesung yang mewadahi dan menampung, sedangkan alu yang mengolah. Penyatuan keduanya dalam konteks kehidupan sehari-hari masyarakat desa dapat dilihat dalam kegiatan nutu, tutunggulan, ngagondang, dan sebagainya.