Info

Judul : Abiasa - Tokoh Wayang

Penulis : Endo Suanda

Pustaka : -

Sumber : -

 

A - B - C - D - E - F - G - H - I - J - K - L - M - N - O - P - Q - R - S - T - U - V - W - X - Y - Z

Abiasa - Tokoh Wayang

- Mon, Feb 25 2013 11:29:03

Nama tokoh dalam cerita Mahabarata, yaitu cerita dasar dari pertunjukkan wayang di wilayah budaya Sunda, Jawa, Madura, dan Bali. Ia adalah anak Parasara dengan Durgandini. Menurut cerita India, Abiasa (Vyasa) inilah yang mengarang kitab Mahabarata itu. Abiasa inilah pula yang menurunkan (ayah dari) Déstarata, Pandu, dan Arya Widura. Destarata, dari perkawinannya dengan Gandari, mempunyai 100 orang anak yang keseluruhannya disebut Kurawa, sedangkan Pandu dari dua istri (Kunti dan Madri) memiliki 5 orang putra laki-laki yang disebut Pandawa. Kurawa dan Pandawa, yang merupakan saudara sepupu itu, bertikai terus menerus. Liku-liku dari pertikaian mereka inilah yang merupakan dasar dari cerita atau lakon Mahabarata, yang berujung dengan perang besar yang disebut Baratayuda (Bharatayuda), yang berarti "perang dari keturunan Bharata" (Kurawa dan Pandawa adalah keluarga Bharata. Jika dalam cerita India Abiasa adalah pengarang Mahabarata, berarti bahwa cerita ini merupakan tuturan Si Kakek mengenai perjalanan (pertikaian) cucu-cucunya. Dalam cerita wayang, Abiasa dikenal dengan nama-nama lain: Kresna Dwipayana, Kresna Dipayana, atau Kresna Dopayana. Ia tinggal di pertapaan Sapta Arga atau Sapta Rengga.